Diasingkan, Muslim Uighur Cemas Tidak Dapat Mengmelawan Virus Corona

Diasingkan, Muslim Uighur Cemas Tidak Dapat Mengmelawan Virus Corona

Komune Uighur cemas anggota mereka yang diasingkan di Xinjiang, Cina, tidak bisa hadapi virus Corona jika epidemi itu sukses mencapai mereka. Karena, sampai saat ini, tidak ada pemberitahuan masalah keadaan mereka serta persiapan apa yang telah dikerjakan untuk hadapi skenario terjelek. "Masyarakat (Uighur) telah mulai cemas. Keluarga kami ada disana, bertemu dengan kamp serta intimidasi virus Corona. Kami juga tidak paham apa mereka mempunyai cukup masker serta makanan," tutur salah satunya jubir diaspora Uighur, Dilnur Reyhan, seperti diambil dari Kanal News Asia, Kamis, 13 Februari 2020.

Berita mengenai keadaan barisan Uighur di Xinjiang memang belum pernah diutarakan sejauh ini. Beberapa media di Cina umumnya QQ338 cuma mengemukakan jika Xinjiang jauh dari pusat penebaran virus Corona (Hubei) serta ada 55 pasien disana. Walau demikian, ada kecemasan dari diaspora Uighur jika mereka yang ada di kamp Xinjiang sebetulnya telah bertemu dengan virus Corona. Karena, tidak hanya juta-an dari mereka tinggal di kamp yang sama, dipercaya persediaan obat-obatan serta peralatan medis disana minim.

Di situs Change.org, 3000 orang sudah meneken tuntutan untuk buka akses pertolongan ke kamp Uighur. Tuntutan itu mengemukakan, "Jangan menanti sampai ada beberapa ratus korban wafat di kamp baru selanjutnya kita bergerak". Sayangnya, pemerintah Cina belum juga memberi tanggapan apa saja berkaitan tuntutan itu. "Bila tidak diatasi secara baik, virus Corona dapat secara cepat menyerang mereka. Mereka itu rawan diserang virus sebab penganiyaan serta perlakuan tidak semena-mena dari pemerintah Cina," tutur Presiden Konggres Uighur Sedunia (WUC), Dolkun Isa, seperti diambil dari situs Kanal News Asia.

Baca juga : Langkah Pilih Computer Server Yang Pas Sesuai Dengan Keperluan Anda

Tidak sama dengan Xinjiang, di tempat lain, pemerintah Cina makin agresif lakukan penetapan untuk mengatur penebaran virus Corona. Di Shanghai, contohnya, semua parsel harus disterilkan dulu sebelum diantar. Contoh lain, di Wuhan, pembagian pusat medis telah ditata lagi berdasar simptom yang terkena.

Cina optimis taktik yang mereka aplikasikan dapat turunkan angka perkembangan virus Corona dengan relevan. Serta, satu pekan paling akhir, terjadi penurunan perkembangan masalah baru sekitar 50 %. Jika tren itu bertahan, Cina meramalkan epidemi virus Corona selesai pada April kelak. Mengenai jumlahnya masalah virus Corona di penjuru dunia telah sampai angka 60.062 masalah per ini hari. Jumlahnya korban wafat didapati ada 1363 serta mereka yang sukses pulih ada 5680 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

travel blog ideas

Desain by Pleasantbaymotel

Support by togel singaporerajapoker onlinehttp://199.192.27.139/agen togelresulttogelindonesia.net m88 alternative | domino99 | datahk | datasgp